Diberdayakan oleh Blogger.

Senin, 04 Februari 2013

JR#3 LEARNING BY DOING

              IWACE(Indonesia Workers Art&Culture Exhibition)bagi saya adalah sebuah pelajaran yang sangat bermanfaat.Saya menjadi tahu bagaimana cara membentuk tim panitia yang harus mengutamakan kerjasama
dan kekompakan dari apa saja tugas masing masing panitia yang telah terbagi menjadi berbagai sie.Bagaimana trik menetukan tema acara dan lain sebagainya.Pelajaran ini bisa menjadi acuan kedepan bagi saya yang sememangnya berminat dibidang jasa even organiser.Berkoordinasi dengan banyak orang,berarti belajar bekerjasama.Datang tepat waktu berarti belajar menghargai kedisiplinan.Menghargai pendapat orang lain,mengemukakan pendapat dan menyetujui keputusan bersama berarti belajar saling menghargai.
               IWACE yang diselenggarakan di indoor tepatnya di Ho Tung Secondary School yang berlokasi di  Cousway Bay ini pada mula perencanaan aplikasi di outdoor.Konsep yang disajikan dari acara ini adalah,mengenalkan kesenian dan kebudayaan Indonesia,juga kreasi BMI(Buruh Migran Indonesia)ke masyarakat Hongkong dan manca negara.Dikarenakan ada sedikit kendala masalah perijinan yang memang tidak gampang dan waktu hari H,acara tetap berlangsung.Maka pilihan  ditentukan dengan lokasi indoor.Dan bersyukur acara berjalan cukup sukses.
                Kemudian untuk IWACE(Indoseian Workers Art&Culture Exhibition) yang berikut tanggal 7 April 2013,panitia merencanakan lokasi bertempat di outdoor  yaitu wilayah Kowloon Park,Tsim Tsa Tsui.Mudah mudahan segala persiapan sampai ke hari H tidak mengalami kendala.Panitia memilih tempat diKowloon Park,ini karena pada hari minggu Kowloon Park sangatlah ramai pengunjung.Baik itu penduduk Hongkong,turis mancanegara atau Buruh Migran Indonesia yang sedang berlibur.Menurut analisa saya bertambah suksesnya even yang akan datang itu terlihat dari segi pemilihan lokasi.
                  Perkiraan yang menguntungkan dari pemilihan lokasi di Kowloon Park antara lain,pengunjung lebih bervariasi,area yang lebih luas,acara mudah diketahui  dari radius beberapa meter karena bisa jadi  mereka mendengar suara musik yang menarik dari even yang diadakan.Atau bisa jugamereka akan penasaran dengan aksesori yang masih asing dimata mereka ,seperti misalnya gagar mayang yang direncanakan akan dibuat dari janur asli.
                    Sedangkan kendala yang harus dihadapi jika even diadakan di outdoor adalah keadaan cuaca,mungkin saja hujan atau typhoon.Tapi ini bisa dipertimbangkan jauh jauh hari dengan cara memantau berita cuaca yang biasa diperkirakan seminggu sebelumnya.
                     Peluang apa yang menguntungkan?Dengan  dipilihnya  lokasi outdoor peluang yang sangat menguntungkan adalah jika ada pengunjung yang tertarik dengan kreasi atau perfomance peserta pameran,lantas mereka memesan dalam jumlah banyak hasil karya peserta atau mengundang peserta perfomance ke acara mereka.
                    Kita beralih ke analisa ancamannya,kira kira ancaman apa jika even tetap dipilih lokasi outdoor.Kerusuhan mungkin bisa terjadi dimana mana baik itu dilapangan terbuka  atau tempat tertutup sekalipun.Namun kemungkinan lebih banyak terjadi kerusuhan tetap dilapangan terbuka,dan ini bisa diminimalisasi dengan cara panitia menyediakan tim keamanan yang memadai dan mencukupi.Tidak ada yang tidak mungkin,tapi kalau kemungkinan itu bisa diperkirakan,maka dengan mudah kita akan mengatasinya.Asalkan semua teroraganisir dengan baik,acara pasti lebih  lancar dan lebih sukses

                       Jadi kesimpulannya adalah lebih banyak sisi positif dan lebih banyak peluang yang menguntungkan,dengan dipilih lokasi outdoor untuk mengadakan even yang akan datang.Kayau kawan kawan ,kayau BMI sang Duta Bangsa.Bersatu padu mewujudkan cita,bergandeng tangan meraih asa.Saya bisa kamu bisa kita pun bisa.
               






0 komentar

Posting Komentar