Sabtu, 16 Maret 2013
JR#8 SEGMENTASI PASAR DI ACARA BBQ MALAM INI
BBQ pakai segmentasi pasar?Siapa bilang tidak boleh?
Ceritanya begini;melewatkan malam minggu yang indah ini majikan perempuan pengen BBQ dirumah.Karena hanya tiga anggota
keluarga saja yang ikut makan maka diputuskan BBQ yang sederhana dan minta dikurangi yang daging daging.Alhasil saya lah yang menentukan menu apa saja yang akan saya sajikan.Dengan tiga anggota keluarga majikan yang terdiri majikan perempuan 45 tahun,anak perempuan 10 tahun,anak laki laki 25 tahun, satu pembantu Philipina 40 tahun,saya 38 tahun ,suami saya 38 tahun dan anak saya 15 tahun.Semua punya kegemaran yang berbeda,dan mulailah saya memikirkan apa saja yang harus saya beli.Dan di sinilah saya mencoba menerapkan segmentasi pasar,dari rencana BBQ malam ini,dan saya akan melihat apakah makanan yang saya sediakan tadi sesuai dengan selera masing masing orang berdasarkan seperti perkiraan saya.
Saya menyediakan jamur,roti tawar,sosis,steak kambing empat biji saja,ubi,jagung manis,sayap ayam pedas,sayap ayam rasa bawang,baso ikan, baso sapi,sayur letucce,siomai,udang,ikan segar.
Pengamatan dimulai tapi diluar dugaan majikan perempuan yang saya kira akan ambil satu steak kambing ternyata tidak menyentuh sama sekali,dia lebih memilih sayap ayam pedas,jamur,baso sapi,sayur letucce,ubi dan udangJjustru anak perempuan yang umur 10 tahun lah yang menyukainya.Padahal menurut perkiraan saya tadinya anak ini akan menyukai sosis dan sayap ayam saja.Bagaimana dengan anak laki laki yang umur 25 tahun,menu apa yang dia suka dari BBQ ini?Ternyata dia menyukai udang dan siomai,baso sapi,steak kambing dan roti tawar,tidak meleset dari perkiraan saya.Sedang anak Philipina lebih menyukai ikan segar,sayur letucce,jamur,ubi dan jagung.Tepat sasaran juga karena dia biasanya pilih pilih makanan.
Untuk anak saya yang kebetulan lidah Indonesia lebih menyukai baso sapi karena ini yang tidak asing lagi,sayap ayam rasa bawang,roti tawar,sosis.Dan suami yang biasane susah sekali makan yang namanya BBQ hanya menyantap jagung dan ubi saja.Selera ndeso yang selalu dibawa kemana mana.Inilah pengalaman pertama saya dalam hal segmentasi pasar,dan ini jelas bukan pathokan untuk untuk sebuah bisnis,masih banyak lagi hal yang harus pertimbangkan dan dipelajari.Hanya sekedar pengalaman yang saya tuangkan menjadi refleksi.
di
18.50
Tags :

0 komentar
Posting Komentar